Little Copenhagen

Saya pertama kali berkunjung ke Copenhagen pada tahun 2015, kunjungan singkat 1 malam saat itu tak banyak menghasilkan foto yang bagus, karena selama saya disana banyak hujan dan cuaca selalu mendung. Alhasil, niat saya membuat tulisan tentang wisata di Copenhagen belum menjadi prioritas.

Akhir Juni 2019, saya berkesempatan berkunjung kembali ke Copenhagen, kali ini dalam rangka perjalanan dinas selama 3 hari 2 malam. Di sela-sela pekerjaan, saya menyempatkan mengunjungi beberapa landmark dan obyek wisata populer di seputaran Copenhagen. Untungnya, kali ini cuaca sangat cerah selama kunjungan saya di Copenhagen.

Copenhagen yang merupakan ibukota Denmark, termasuk salah satu ibukota kecil jika dilihat dari ukuran luas wilayah kota dan jumlah penduduknya. Dengan luas area sekitar 178km2 (seperempat Jakarta), kota ini dihuni sekitar 600.000 penduduk.

Landmark paling terkenal di Copenhagen adalah Nyhavn, kawasan kanal di sekitar pelabuhan yang iconic, dengan deretan bangunan yang berwarna-warni. Nyhavn artinya pelabuhan baru. Kawasan Nyhavn dibangun pada abad 17, bangunan-bangunan di Nyhavn ini dulunya adalah kantor-kantor perusahaan perdagangan dan ekspedisi. Namun saat ini deretan bangunan ini digunakan untuk restoran, cafe dan toko branded goods.

Di areal masuk kawasan Nyhavn, terdapat monumen jangkar kapal yang cukup besar. Monumen ini dibuat untuk menghormati sekitar 1.700 tentara angkatan laut Denmark yang gugur selama Perang Dunia II. Jangkar tersebut diambil dari kapal Fregate Fyn, salah satu armada kerajaan Denmark yang digunakan selama Perang Dunia II.

Salah satu atraksi harian yang ditunggu wisatawan di Copenhagen adalah pergantian penjaga istana, yang berlangsung setiap hari pada jam 12 siang. di istana Amalienborg, yang merupakan kediaman resmi Ratu Marghrethe II. Upacara pergantian penjaga ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Ribuan orang setiap harinya menyaksikan upacara pergantian penjaga ini.

Landmark kota Copenhagen lainnya adalah Gefion fountain. Diatas pancuran kolam ini terdapat patung Dewi Gefjun yang mengendalikan 4 ekor kerbau. Menurut legenda Denmark, Raja Denmark Gyffi menjanjikan Dewi Gefjun lahan pertanian seluas yang dapat digarap oleh Gefjun dan anak-anaknya dalam waktu semalam. Dengan menggunakan sihir, Dewi Gefjun merubah ke 4 anaknya menjadi kerbau dan berhasil menggarap lahan seluas wilayah yang menjadi kota Copenhagen saat ini. Di depan Gefion fountain ini terdapat gereja St. Alban.

Obyek wisata lain yang wajib dikunjungi di Copenhagen adalah Rosenborg Castle. Bangunan ini awalnya dibuat sebagai istana musim panas Raja Christian IV, dibangun pada tahun 1606. Taman bunga yang terdapat di halaman depan dan belakang castle ini menjadi daya tarik utama Rosenborg castle.

Kawasan perbelanjaan bebas kendaraan bermotor, Stroget, merupakan kawasan belanja terbesar dan paling populer di Denmark. Di kawasan ini ini terdapat hampir semua butik branded terkenal dunia, resoran michelin star, department store, sampai kios dan lapak gerobak. Kawasan Stroget ini cukup luas, terdiri dari beberapa jalan yang paralel dan melintang. Untuk kolektor Vinyl dan CD rock-metal, di kawasan ini terdapat Beat Bop Records, toko kecil yang menjual piringan hitam dan CD, terkenal dengan koleksi rock dan metalnya yang antik-antik. Saat saya berkunjung kesana, ada foto-foto personil Metallica, King Diamond dan Rammstein sedang berbelanja di toko ini. Saat saya tanya tentang foto-foto tersebut, pemilik toko dengan bangga cerita, sebelum Lars Ulrich pindah ke Amerika, hampir setiap minggu itu anak nongkrong di toko saya.. Dia yang ngasih tahu toko saya ke rocker-rocker lain.. πŸ˜€

Produk Denmark yang paling mendunia adalah mainan anak-anak Lego. Rasanya semua anak pernah bermain dengan mainan blok ini. Saking populernya Lego, merek ini sudah identik dengan produk mainan blok ini, mau mereknya Duplo, K’nex, Mega Bloks, hampir semua orang menyebutnya sebagai mainan Lego. Di Copenhagen, ada satu bangunan yang terinspirasi oleh mainan Lego. Nama resmi gedung ini adalah Blox, yang merupakan kantor pusat dari Danis Architecture Centre, namun warga setempat menamai gedung ini sebagai Lego Building.

Tidak jauh dari gedung Blox, terdapat istana Christianborg. Ini adalah kompleks istana lama, dulu keluarga kerajaan tinggal di kompleks Christianborg ini, sebelum pindah ke istana Amalienborg. Di depan istana Christianborg ada patung Raja Frederik VII, Raja Denmark terakhir yang memerintah dengan monarki absolut (bertahta 1848-1863), sebelum Denmark memiliki parlemen (Folketinget). Di masa kekuasaan Frederik VII inilah pertama kalinya parlemen Denmark terbentuk.

Di kota Copenhagen terdapat Tivoli Gardens, taman hiburan (amusement park) tertua kedua didunia yang telah beroperasi sejak tahun 1843. Raja Christian VIII merupakan penggagas pembangunan taman hiburan ini. Saat dia berkunjung ke kota Tivoli, Italia, dia sangat terkesan dengan kecantikan kota Tivoli, lalu dia memerintahkan pembangunan mini Tivoli, dengan bangunan, restoran, panggung seni dan teater, serta komidi putar dan kereta wisata keliling. Taman hiburan ini sangat populer dan setiap tahunnya dikunjungi sekitar 5 juta pengunjung, menjadikan taman ini sebagai taman wisata terpopuler di Scandinavia dan top 5 di Eropa.

Dari semua monumen yang ada di Copenhagen, monumen The Little Mermaid adalah monumen yang paling terkenal dan selalu ramai pengunjung. Monumen The Little Mermaid ini dibangun dengan inspirasi dari dongeng anak-anak yang ditulis oleh Hans Christian Andersen, penulis dongeng paling terkenal dari Denmark. Karya-karya HC Andersen populer di seluruh dunia, bahkan beberapa diantaranya diadaptasi oleh Disney, seperti kisah Little Mermaid ini. Banyak yang menyangka Little Mermaid adalah karya Walt Disney karena film animasi yang dibuat Disney. Patung Little Mermaid ini terletak di pantai Langelini, sisi utara Copenhagen. Patung ini dibuat pada tahun 1913 dan sampai saat ini tetap menjadi icon wisata Copenhagen, bahkan boleh dibilang menjadi icon Denmark.

2 Comments Add yours

  1. omnduut berkata:

    Sebagai orang yang masa kecilnya banyak bersentuhan dengan HC Andersen, aku mupeng banget bisa ke kota ini. Dulu dikirimin temen kartu pos dari sana aja udah bahagia banget haha. Semoga ada kesempatan main ke sana nanti πŸ™‚

    Suka

    1. Hi Om nduut..
      Terima kasih sudah mampir.. semoga tercapai cita2nya ke Denmark..
      Anak2 jaman 70-80an rasanya semua kenal dengan HC Andersen.. beda dengan anak2 millenial yang lebih tahu disney.. πŸ˜€

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s