Apply Visa Israel!

Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik. Sampai akhir tahun 80an, paspor Indonesia di beri cap tidak berlaku untuk masuk Israel. Tapi sejak tahun 90an, larangan bagi WNI untuk berkunjung ke Israel tidak lagi diterapkan. Meskipun tetap belum membuka hubungan diplomatik, pemegang paspor Indonesia sudah dibolehkan untuk berkunjung ke Israel.

Bagi umat agama Yahudi, Kristen dan Islam, banyak lokasi yang diriwayatkan dalam kitab suci berada di kota-kota Israel dan Palestina. Biasanya orang Indonesia ke Israel dan Palestina untuk tujuan wisata ziarah. Saat ini wilayah Palestina berada di dalam wilayah yang dikelilingi wilayah Israel. Palestina tidak memiliki bandar udara ataupun perbatasan darat dengan negara lain selain Israel. Jika ingin berkunjung ke Palestina, otomatis harus melewati wilayah Israel, dan WNI wajib memiliki visa untuk masuk ke wilayah Israel.

20170831_123452

Lantas bagaimana apply visa Israel jika Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik? mau tidak mau kita harus mengurusnya melalui kedutaan Israel di negara lain. Bagi yang punya keleluasaan waktu dan biaya, bisa mengurus di kedutaan Israel terdekat di Singapore, alamatnya di 22 Stevens Close, Singapore, Tel: +65 6834 9200. Fax: +65 6834 9299, email: info@singapore.mfa.gov.il

Bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Israel atau ziarah, perlu mangajukan visa jenis B/2 (visitor visa). Syaratnya apa saja untuk apply visa B/2 Israel?:

  • Paspor yang masih berlaku 6 bulan
  • Mengisi aplikasi visa B/2, formulirnya bisa download disini: http://mfa.gov.il/MFA_Graphics/MFA%20Gallery/Consular%20forms/EntryVisa.pdf
  • Fotokopi paspor
  • Rekening keuangan 3 bulan terakhir
  • Surat Keterangan kerja
  • Tiket pesawat p.p (ke dan dari Israel, atau negara tetangga Israel)
  • Bukti Akomodasi di Israel
  • 2 buah pasfoto warna ukuran 5×5 atau 4×6
  • Membayar biaya visa sebesar 23 USD atau 22 Euro

Pengisian formulir B/2 visa cukup simple, hanya 3 halaman yang perlu di isi. Anda perlu menjelaskan maksud dan tujuan anda ke Israel, berapa lama waktu kunjungan dan akan tinggal dimana.

form visa israel

Jika mengurus visa sendiri di kedutaan Israel di Singapore tanpa ikut organized tour, anda perlu melengkapi dokumen tambahan, yaitu:

  • Invitation letter dari warga negara Israel atau dari travel agent Israel
  • Surat pernyataan jika dalam 5 tahun terakhir pernah ke negara-negara berikut:  Afghanistan, Algeria, Bahrain, Iran, Iraq, Kuwait, Lebanon, Libya, Oman, Pakistan, Saudi Arabia, Sudan, Syria, Yemen dan Uni Emirates Arab, form nya bisa download di sini:  http://embassies.gov.il/singapore/ConsularServices/Documents/Visaapp2.doc
  • Itinerary selama di Israel

Selain mengurus di kedutaan Israel di Singapore, banyak juga WNI yang mengurus visa Israel dari kedutaan Israel di Amman, Jordan atau di Cairo, Egypt. Umumnya yang mengurus di Amman atau di Cairo adalah rombongan wisata ziarah, dan aplikasi visanya di proses oleh agen perjalanan di sana. Untuk pengurusan visa Israel di Amman atau Cairo, WNI tidak perlu mengirimkan paspornya kesana, cukup membuat scan dari halaman paspor, dan melengkapi persyaratan seperti diatas, lalu softcopy nya dikirimkan ke agen.

Jika anda WNI yang tinggal di Indonesia, saat ini tidak bisa mengajukan aplikasi visa Israel secara online. Namun jika anda WNI yang tinggal di luar negeri, anda bisa juga mengajukan aplikasi visa Israel secara online, melalui portal pihak ketiga penyedia jasa pembuatan visa, VisaHQ. Misalnya, WNI yang tinggal di Singapura, bisa mengisi aplikasi secara online di https://israel.visahq.sg/requirements/indonesia/resident-singapore/. Biaya pengurusan visa Israel di VisaHQ Singapore ini sebesar SGD 120.

Proses visa Israel memakan waktu antara 2-4 minggu. Setelah aplikasi visa disetujui, anda akan mendapatkan pemberitahuan via email atau via agent. Paspor anda tidak di tempelkan sticker visa Israel. Fisik visa baru akan anda peroleh setelah anda tiba di Israel, baik di bandara ataupun perbatasan darat. Saat anda menyerahkan paspor anda ke petugas Imigrasi, di sistem keimigrasian mereka sudah tercatat data visa anda yang telah disetujui, petugas imigrasi tinggal mencetak visa anda, ukuran nya kira-kira sebesar KTP. Waktu saya ke Israel, visa yang saya peroleh hanya untuk 3 hari saja, sesuai dengan rencana kunjungan kami di Israel, tidak dilebihkan barang satu haripun 🙂

visa israel_clean

Visa ini harus anda simpan baik-baik bersama paspor anda jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan paspor selama di Israel. Saat meninggalkan wilayah Israel, petugas Imigrasi akan memberikan kartu exit permit, yang bentuknya hampir sama dengan visa yang anda peroleh sebelumnya, hanya saja kertasnya lebih tipis.

Beberapa teman bertanya kepada saya, apakah sulit memperoleh visa Israel..? Terus terang sulit menjawab pertanyaan ini. Waktu saya ikut wisata ziarah ke Israel dan Palestina, ada 3 orang di rombongan kami yang visa nya di tolak. Dari diskusi saya dengan pihak travel, umumnya yang visanya di tolak adalah pria yang berumur antara 18-50 tahun, dikhawatirkan mereka akan mencari kerja di Israel.

Selamat mengajukan visa Israel 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s