Jalan-Jalan Filantropi Parung Bogor

Memasuki area rumah sakit Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa terasa berbeda, ada rasa kenyamanan dan kedamaian serta kehangatan seperti memasuki rumah biasa bukan rumah sakit yang dindingnya berwarna putih pasi dan kecemasan orang orang di dalamnya. Mungkin, karena Rumah Sehat Terpadu  ini dibuat dengan cinta kasih oleh para dermawan  yang menyisihkan rejekinya untuk saling membantu, meringankan beban sesama.

Kenapa disebut rumah sehat ?, ini adalah model rumah penyembuhan bagi kaum dhuafa yang memberikan pelayanan kesehatan secara gratis namun dengan pelayanan yang baik dan fasilitas pelayanan lengkap. Rumah Sehat Terpadu saat ini bertindak selaku rumah sakit rujukan, ketika para dhuafa berobat ke klinik kesehatan dompet dhuafa secara  gratis dan perlu mendapat tindakan berat.

Hari Sabtu dan Minggu di bulan Oktober 2017 lalu saya mengikuti pesantren di Masjid Al Madinah Dompet Dhuafa,  lokasi yang sama dimana Rumah Sehat Terpadu berada, ternyata lokasi tidak hanya diisi dengan masjid dan Rumah Sehat Terpadu saja banyak aktifitas lain yang bisa dilakukan sehingga mengelilingi Masjid Al Madinah yang berada dalam Zona Madinah dapat menjadi tempat wisata alternatif dekat kota Jakarta.

Masjid berkubah hijau, kuning, biru bahkan berlapis emas sudah sering kita lihat. Masjid Al Madinah berkubah merah putih. Parni Hadi seorang wartawan senior mantan Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Filantropi dalam sebuah artikel menulis bahwa warna merah putih merujuk pada pendapat sejarawan Ahmad Mansur Suryanegara dalam buku “Api Sejarah” yang menyebut bendera Nabi Muhammad SAW berwarna merah putih demikian pula warna bendera kerajaan Demak, kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.

Masjid Al Madinah berdiri di atas tanah seluas lebih dari 2700 meterpersegi dalam lingkup 6,4 hektar Zona Madinah, bangunan masjidnya seluas 2400 meter persegi dengan total luas ruang shalat 1300 meter persegi,  memiliki kapasitas jamaah lebih dari 2200 jamaah. Nama Al Madinah yang bermakna “Kota Peradaban” dipilih sebagai cermin visi Dompet Dhuafa Filantropi untuk mengembangkan Zona Madinah sebagai sebuah kawasan yang mampu mewujudkan kebermanfaatan maksimal bagi masyarakat oleh sebab itu selain Rumah Sehat Terpadu dan masjid Zona Madinah dilengkapi sarana pendidikan (Smart Ekselensia Indonesia).

Desa Jampang yang berada di sekitar  Zona Madinah bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Filantropi mendirikan “Kampoeng Wisata Pemberdayaan D’Jampang”. Kegiatan yang dibangun menyasar peningkatan perekonomian masyarakat untuk lebih baik. Disana ada kegiatan seni budaya silat, jalur bersepeda dan outbond serta agrowisata yang dilengkapi sarana homestay. Beragam pemberdayaan ditemui di desa wisata D’Jampang antara lain industri keripik, peternakan kambing, perikanan darat (empang) dan ikan hias juga disana ada kampung Inggris yang aktif belajar bahasa Inggris sehari-hari untuk anak-anak.

Filantropi, sedemikian sering kita baca kata kata filantropi menjadi pertanyaan apakah arti filantropi itu ?. Filantropi adalah orang orang dermawan yang suka memberi dan memiliki cita cita untuk mengubah orang lain menjadi lebih baik. Lihat saja peran dari Dompet Dhuafa Filantropi dari mulai penyediaan Rumah Sehat Terpadu, masjid Al Madinah hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat semuanya dibiayai para dermawan.

Naskah dan foto    : Lutfi Sriyono (l.sriyono@gmail.com)

One Comment Add yours

  1. Singo lorek berkata:

    Coba lihat ah….😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s