Visa on Arrival Nepal

Pemegang paspor Indonesia tidak perlu mengurus visa terlebih dahulu untuk berkunjung ke Nepal. Kita bisa memanfaatkan fasilitas visa on arrival (VOA) di bandara intetnasional Tribhuvan, Kathmandu.

Berikut langkah-langkah untuk mendapatkan Visa on Arrival Nepal:

1. Tiba di arrival hall bandara Tribhuvan, ambil immigration form di meja-meja yang tersedia. Formulir ini ada dua sisi, satu sisi bahasa Inggris, satu sisi lagi bahasa hindi. Pertanyaan yang harus diisi standar, isilah dengan lengkap.

2. Menuju mesin Visa Application yang tersedia di sebelah mrja-meja formulir arrival. Mesin interaktif touchscreen ini mudah di operasikan. Menu tersedia dalam beberapa bahasa, tapi tidak ada bahasa Indonesia 😊 Sentuh tombol Start dan ikuti petunjuk mesin.

3. Mengisi aplikasi visa on arrival di mesin. Pertanyaannya juga standar dan mudah di pahami. Ada satu kolom yang tidak perlu kita isi, kolom PIN. Ada 4 tabs yang hatus kita isi, tab terakhir untuk pengambilan foto digital dari kamera mesin visa. Pastikan seluruh wajah anda masuk dalam frame. Setelah semua data terisi, anda dapat mencetak aplikasi VOA anda dari mesin ini.

4. Bawalah print out aplikasi VOA ke counter pembayaran VOA. Biaya VOA USD 25 untuk kunjungan sampai 15 hari, atau USD 40 untuk kunjungan sampai 30 hari. Mau lebih lama? Tarifnya USD 100 untuk kunjungan sampai 90 hari. Pembayaran bisa dengan cash atau kartu kredit.

5. Setelah pembayaran, anda akan menerima kuitansi dan paspor anda akan ditempelkan stiker VOA.

6. Bawa immigration form, printout VOA dan paspor anda ke counter imigrasi, pengalaman saya, petugas imigrasi nggak nanya apa-apa, cuma mencocokkan data di paspor dengan printout VOA dan immigration form, paspor anda lalu dicap. 

Welcome to Nepal..!

21 Comments Add yours

  1. winnymarlina berkata:

    kak multiple kah dapatnya kalau voa?

    Suka

    1. Hi Winny..
      Iya.. multiple selama masa berlaku VOA nya..

      Suka

  2. asambackpacker01 berkata:

    Ternyata mudah ya visa Nepal. Berarti tinggal beli tiket, pesan penginapan, bawa paspor dan uang 25 USD?

    Suka

    1. Yep..
      Jangan lupa bawa dollar lebih buat makan dan jalan2 di sana.. 😀

      Suka

  3. Dhea berkata:

    Paspornya bisa dengan paspor biasa kah? Atau harus yg elektronik paspor ya? Thanks infonya.

    Suka

    1. Hi Dhea..
      Semua paspor RI bisa VOA Nepal.
      Paspor saya juga paspor biasa..

      Suka

  4. Novita berkata:

    Mau tanya, berarti harus tuker dollar dulu ya di indo? Nanti untuk di nepalnya pakai nepali rupee ya bukan dollar? Makasih

    Suka

    1. Hi Novita..
      Di Nepal USD diterima dengan luas..
      Mau bayar2 dengan USD atau Nepalese Rupee sama mudahnya..
      Bahkan pedagang di pasar pun terima pembayaran dengan USD

      Suka

  5. Rubi berkata:

    makasih infon detailnya ^^

    Suka

  6. Trisia berkata:

    Halo, untuk VOA ini tidak diperlukan pas photo ya?, soalnya ada beberapa artikel saya baca diminta memberikan pas photo 2×3 atau 3×4 dengan background bebas,
    saya akan ke Nepal november tahun ini, solo trip, rada deg2an karena biasa cuma di asia tenggara tanpa visa, antrian untuk mengisi di mesin aplikasi VOA panjang ga ya? rada parno klo saya kelamaan ngetiknya 😀

    Thanks

    Suka

    1. Hi Trisia,
      waktu kami sekeluarga kesana, nggak diminta pasfoto saat pembayaran VOA. Tapi saat mengisi data di mesin VOA, ada pengambilan foto secara elektronik dari mesinnya.
      Saat saya kesana mesinnya tidak antri, karena kebanyakan penumpang pesawat saat itu adalah warga Nepal, dan warga India, yang tidak perlu visa untuk masuk Nepal

      Suka

      1. Trisia berkata:

        Terimakasih untuk infonya 🙂

        Suka

    2. Gendis berkata:

      Hei trisia bisa nanti sharing experience selama disana?

      Suka

      1. Trisia berkata:

        Halo Gendis, nanti saya trip dalam 9 hari mungkin hanya 3-4 kota yang akan disinggahi, nanti kalau ada waktu buat menulis akan saya share 🙂

        Suka

  7. cici indari berkata:

    Kak mau nanya, kan pas isi voa di mesin ada pertanyaan tentang alamat hotel kan, gimana kalo misal saya ke nepal tapi ga nginap di hotel karna ada rumah keluarga disana, terus pertanyaan tentang hotel ny harus di isi atau gimana?? Masih agak bingung kak.
    Makasih

    Suka

    1. Hi Cici,
      bisa di isi alamat keluarga disana, tidak harus alamat hotel.

      Suka

  8. Claudia berkata:

    Halo… Saya tertarik ke nepal. Tapi nama lengkap saya tidak dicantumkan nama keluarga (di akta/ktp/passport). Lalu gimana ya bisa dikosongin gak family name di mesin itu?

    Suka

    1. Hi Claudia..
      Jika nama di paspor hanya 1 nama.. biasanya family name mengulang first name.
      First name: Claudia
      Family name: Claudia

      Suka

  9. Lili berkata:

    Makasih infonya Pak. Jelas n detil bahasannya.

    Suka

  10. Lili berkata:

    Makasih infonya Pak. Jelas n detil bahasannya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s