Menjajal Sleeper Bus & Double Decker Bus

 

Di beberapa negara, perjalanan dengan bus antar kota di malam hari dilayani antara lain dengan Sleeper Bus dan Double Decker Bus. Jika dulu di Indonesia kita hanya bisa berangan-angan bepergian keluar kota dengan menumpang Sleeper Bus atau Double Decker Bus, sejak tahun 2016 lalu sudah ada Perusahaan Otobus (PO) yang merintis jasa transportasi darat yang memberikan kenyamanan maksimum pada penumpangnya ini. Saat diluncurkan, kehadiran Sleeper Bus dan Double Decker bus ini cukup membuat heboh dan viral di media sosial, membuat saya penasaran untuk mencobanya.

Sleeper bus alias bis dengan fasilitas tempat tidur pertama di Indonesia dari PO Brilian, adalah inovasi transportasi perjalanan jauh yang menawarkan kenyamanan maksimal. Perjalanan jauh yang terkadang diwarnai kemacetan tidak akan terasa jika naik bis ini. Penumpang bisa tetap nyaman bersandar, tidur, berselancar di dunia maya dengan wifi gratis, sembari menikmati camilan.

IMG-20160722-WA0107

Sleeper bus sudah lebih dulu ada di Eropa, Jepang, Malaysia dan Thailand. Tapi di Indonesia, adalah PO Brilian yang memelopori sleeper bus antar kota-antar propinsi (AKAP), PO Brilian memodifikasi bis dengan mesin Hino R 260 dan karoseri Adiputro menjadi 20 tempat tidur yang tersusun atas dan bawah.

Berikut fasilitas yang bisa dinikmati dalam bis ini :

  • 20 spring bed susun ukuran 100cm x 200cm
  • Pengatur suhu (AC)
  • Personal entertainment (LCD TV) di tiap-tiap kamar
  • Charger hp
  • Wifi gratis
  • Bantal, selimut serta sandal hotel
  • Pelayanan makan
  • Air mineral
  • Tempat simpan (locker) sepatu

Bis yang memiliki interior bernuansa cokelat serta garis merah jambu pada badan bis berwarna putih ini diluncurkan pada 2 Juli 2016 lalu dengan layanan rute Jakarta – Purwokerto – Wonosobo, tiket dibanderol 200an ribu Rupiah. Istimewa bukan……?

IMG-20170327-WA0050

Selain sleeper bus ada lagi bis istimewa yang lain yaitu Double Decker Bus dari PO Putera Mulya Sejahtera (PUMA’S). Bis ini dibangun dengan mesin Scania K4101B dan menjadi bis tingkat pertama di pulau Jawa yang melayani antar kota-antar propinsi (AKAP) jarak jauh Wonogiri-Solo-Jakarta dan sebaliknya. Double decker bus secara resmi diluncurkan 22 Desember 2016.

2017-03-27 21.47.09

Untuk spesifikasinya sendiri, bis tingkat ini dapat mengangkut 40 penumpang. Lantai atas bis tingkat disebut sebagai First Class Executive (FCE) sementara di lantai bawah hanya terdiri enam kursi penumpang dengan sebutan Super Class Executive (SCE).

20170326_194718

Dari segi fasilitas, untuk FCE di lantai dua, reclining seat yang nyaman, ruangan merokok di belakang. Sementara di lantai bawah ada coffee maker hingga electric adjustable seat, jadi traveler bisa mengatur kenyamanan kursi dengan otomatis.

IMG-20170326-WA0075

Untuk fasilitas umumnya ada toilet, pengatur suhu, makan prasmanan hingga makanan ringan. Untuk perangkat hiburan, traveler bisa menikmatinya lewat LCD passanger on seat tepat di depan kursi, sama seperti perangkat hiburan di pesawat. Dari layar LCD traveler bisa menyaksikan hiburan audio dan video, untuk kenyamanan para penumpang PUMA’S menyarankan agar penumpang membawa headset atau earphone miliknya untuk bisa menikmati hiburan audio visual tersebut.

Adapun tariff menggunakan bis ini sekali jalan Rp. 225.000,- untuk FCE sedangkan CSE seharga Rp. 325.000,-

IMG-20170326-WA0072

Double decker bus dari PUMA’S bukanlah satu-satunya penyedia jasa bis tingkat. Bis Simpati Star di Aceh mengoperasikan Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 double decker rute Banda Aceh – Medan dengan fasilitas lengkap seperti kursi elektrik, mini bar, toilet, LCD TV, wifi dengan tiket sekali jalan antara Rp. 250.000,- hingga Rp. 430.000,-

Penulis telah berkesempatan mencoba menumpang Sleeper Bus pada akhir tahun 2016 lalu dan Double Decker Bus pada awal tahun 2017 ini. Ingin tau gimana nyaman nya naik Sleeper Bus atau Double Decker Bus..? Cobain aja deh, dijamin kepingin naik lagi.. 😀

Naskah dan foto oleh Lutfi Sriyono (l.sriyono@Gmail.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s