Tips Mengajukan Visa Schengen

Schengen area adalah wilayah di Eropa yang saat ini terdiri dari 26 negara, yaitu Austria, Belgium, Czech, Denmark, Estonia, Finland, France, Germany, Greece, Hungary, Iceland, Italy, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luxembourg, Malta, Netherlands, Norway, Poland, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spain, Sweden, dan Switzerland. Dengan memiliki visa Schengen, pengunjung dapat memasuki negara-negara tersebut hanya dengan satu visa saja. Beberapa negara diluar Schengen area, juga membolehkan pemegang visa Schengen memasuki wilayahnya, antara lain Bulgaria, Romania, Cyprus, Croatia, Serbia, Bosnia-Herzegovina, Albania, Macedonia, Montenegro, Kosovo, Monaco, Andorra dan San Marino.

Sampai Februari 2017 ini, pemegang paspor Indonesia wajib memiliki visa Schengen untuk mengunjungi negara-negara tersebut, kecuali pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas yang mendapatkan kemudahan bebas visa. Sejak tahun 2015 pemerintah Indonesia melakukan lobby dengan negara-negara Schengen agar pemegang paspor hijau dapat masuk wilayah Schengen tanpa visa, kabarnya beberapa negara seperti Netherlands, Lithuania dan Hungary sudah menyetujui usulan ini, namun belum semua negara anggota Schengen setuju, semoga bisa terlaksana dalam waktu dekat.

Secara umum, pengajuan visa Schengen diajukan di kedutaan negara yang merupakan tujuan utama kunjungan, negara dimana kita berkunjung paling lama. Misalnya kita akan mengunjungi Eropa selama 10 hari, 2 hari di Netherlands, 4 hari di France, 3 hari di Italy dan 1 hari di Switzerland, maka visa diajukan ke kedutaan France, meskipun tiket pesawatnya Jakarta-Amsterdam p.p. Dalam 10 tahun terakhir saya pernah mengajukan visa atau mencoba mengajukan visa Schengen di beberapa kedutaan yang berbeda, Netherlands, Germany, Spain, France, Greece dan Norway. Berdasarkan pengalaman saya, syarat, biaya, dan proses pengajuan visa Schengen ada perbedaan di beberapa kedutaan.
Kedutaan Spain misalnya, tidak menerima paspor yang ada halaman perubahan nama, jika paspor anda pernah menambahkan nama ketiga untuk keperluan haji dan umrah, anda akan diminta mengganti paspor baru tanpa perubahan nama (Pengalaman tahun 2013). VisaHQ untuk Greece, mengenakan biaya pengurusan paling mahal, Rp 5 juta, dan mensyaratkan surat keterangan kerja yang di legalisir oleh notaris, kementrian luar negeri dan kementrian hukum dan HAM. Kedutaan Norway, mensyaratkan asuransi perjalanan sampai 15 hari setelah anda pulang. Kedutaan Germany, termasuk yang ketat dalam pemberian visa, saya pernah mendapatkan undangan meeting di Frankfurt selama 3 hari. Perusahaan yang mengundang saya mengirimkan surat undangan untuk keperluan pengajuan visa, setelah visa saya keluar dari kedutaan Germany, visa yang di berikan berlaku untuk 3 hari saja sesuai undangan. Sebaliknya kedutaan France, pada tahun 2014 memberikan saya visa Schengen yang berlaku selama 3 tahun.

Berikut ini adalah langkah-langkah pengajuan visa Schengen secara umum:

  1. Pesan tiket Pesawat pulang pergi, bisa dengan unpaid reservation. Lebih baik jika sudah dibayar. Moda transport untuk perpindahan antar negara juga sebaiknya di pesan, seperti reservasi pesawat, kereta, bus atau sewa mobil.
  2. Pesan akomodasi penginapan untuk seluruh periode perjalanan. Kurang 1 malam saja di salah satu kota tujuan, aplikasi akan dikembalikan dan diminta dilengkapi. Jika kita juga berkunjung ke negara diluar Schengen area dalam perjalanan yang sama, reservasi penginapan diluar Schengen tersebut juga wajib di pesan. Boleh menggunakan unpaid reservation.
  3. Beli asuransi perjalanan, dengan nilai perlindungan minimum 30.000 euro. Periode asuransi perjalanan sejak berangkat sampai kembali ke Indonesia. Beberapa kedutaan mensyaratkan asuransi berlaku sampai 15 hari setelah kepulangan, ada juga yang mensyaratkan nilai asuransi minimum 50.000 euro.
  4. Isi formuir aplikasi visa. Sebagian besar kedutaan negara Schengen memiliki portal  web untuk pengisian visa secara online. Sebagian lagi bisa mengisi secara online di portal agen yang telah ditunjuk (VFS, VisanHQ atau TLS), sebagian lagi bisa mengisi formulir secara manual di kedutaan.
  5. Membayar biaya visa sebesar 60 euro. Pembayaran bisa dilakukan secara online di portal kedutaan atau agen, atau dibayar cash di kedutaan atau agen yang ditunjuk.
  6. Buat Appointment untuk pengajuan visa. Beberapa kedutaan mensyaratkan pemohon visa untuk membuat appointment terlebih dahulu melalui portal web nya. Beberapa kedutaan lainnya bisa langsung datang ke kedutaan dengan dokumen lengkap, atau langsung datang ke agen yang ditunjuk.
  7. Melengkapi dokumen-dokumen yang di syaratkan, yaitu:
    1. Formulir aplikasi visa yang telah di isi lengkap dan di tanda tangani
    2. Paspor yang masih berlaku minimal 3-6 bulan sejak tanggal kepulangan dari Schengen area.
    3. Pasfoto warna dengan latar belakang putih, ukuran 3,5 x 4,5cm, ada juga yang minta ukuran 3×4 atau 4,5×4,5.
    4. Fotokopi paspor di kertas A4 (tidak boleh dipotong sesuai ukuran paspor)
    5. Fotokopi KTP di kertas A4 (tidak boleh dipotong sesuai ukuran KTP)
    6. Fotokopi akte kelahiran
    7. Fotokopi Kartu Keluarga
    8. Fotokopi Surat Nikah (jika sudah menikah)
    9. Reservasi pesawat pulang pergi
    10. Reservasi penginapan untuk seluruh periode perjalanan
    11. Reservasi pesawat/kereta/bus/sewa mobil untuk perjalanan di Schengen area
    12. Surat keterangan kerja dan keterangan penghasilan (copy slip gaji)
    13. Fotokopi rekening bank 3 bulan terakhir. Tidak ada aturan saldo yang baku, tapi secara umum idealnya ada saldo diatas Rp 40 juta.
    14. Fotokopi kartu kredit (jika mencantumkan kartu kredit sebagai salah satu support biaya perjalanan)
    15. Surat undangan jika anda ke Schengen atas undangan bisnis atau undangan keluarga dan kerabat
    16. Sponsor letter, jika kunjungan anda ke Schengen area di biayai oleh perusahaan atau orang tua atau kerabat.
    17. Surat izin orang tua, jika usia pemohon di bawah 18 tahun dan tidak pergi bersama salah satu orang tua.
    18. Asuransi Perjalanan selama periode perjalanan.
    19. Detail itinerary selama di Schengen area. Form standar biasanya ada di portal kedutaan.
    20. Bukti pembayaran visa
  8. Membawa dokumen-dokumen lengkap ke kedutaan atau agen yang ditunjuk (VFS; TLS, VisaHQ). Disana dokumen aplikasi visa anda akan di cek satu per satu, jika ada yang kurang aplikasi anda akan dikembalikan dan wajib dilengkapi sebelum dapat diproses.
  9. Merekam data Biometrik di kedutaan atau di agen. Mengambil foto, sidik jari dan foto retina. Jika anda pernah merekam data biometrik di salah satu negara Schengen dalam 5 tahun terakhir, tidak perlu lagi menjalani proses ini.
  10. Membayar biaya administrasi. Biaya administrasi ini beragam, mulai tanpa biaya admin di beberapa kedutaan, sampai yang paling mahal di VisaHQ Greece biaya administrasinya Rp. 5.000.000
  11. Tunggu pemberitahuan dari kedutaan atau agen. Biasanya proses sekitar 4-15 hari untuk layanan standar. VFS dan TLSContact memberikan kayanan notifkasi melalui email dan SMS. Beberapa kedutaan memberikan layanan emergency dalam 1-3 hari untuk kunjungan bersifat kemanusiaan (keluarga dekat meninggal, sakit kritis dll). Jika aplikasi kita sukses, umumnya visa yang diberikan bersifat multi-entry. Jangka waktunya tergantung riwayat perjalanan kita dan kebijakan kedutaan. Ada yang di berikan 3 hari, 15 hari, 30 hari, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun atau lebih.

Berikut ini tabel rangkuman dimana kita mengajukan visa untuk setiap negara Schengen, biaya dan catatan khusus.

schengen

Alamat VFS Global: Kuningan City Mall, 1st & 2nd Floor, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18 – Setiabudi, Kuningan, Jakarta – 12940

Alamat TLS Contact: Menara Anugrah Lantai 3, Lingkar Mega Kuningan, Kuningan Timur, Setiabudi, RT.1/RW.2, Kuningan Tim., Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950, Telpon: (021) 29852777

Alamat VisaHQ: Level 2, Gedung Krakatau Steel, Jalan Gatot Subroto, Kav 54, Jakarta Selatan, Jakarta 12950, Telpon:+62 21 30306200E-mail:info@visahq.id

Alamat BLS: Kuningan City Mall, 1st Floor L1 30-32, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 18, Setiabudi, Kuningan 12940, Jakarta – Indonesia,  Helpline: +62 21 30418704

15 Comments Add yours

  1. Stefany berkata:

    Halo mas 😊
    Mas mau tanya kalau untuk apply visa. Akte lahir harus di terjemahin kedalam bahasa Inggris? Terimakasih

    Suka

    1. Hi Stefany..
      Kalau dilihat persyaratannya memang tertulis demikian..
      Tapi pengalaman saya beberapa kali apply visa schengen di kedutaan yang berbeda, mereka menerima copy akta lahir apa adanya, saya sudah 4x dapat visa schengen, tapi belum pernah menterjemahkan akta kelahiran.. 😊

      Suka

  2. Candra berkata:

    Hallo mas

    Mau tanya. Untuk tiket harus yg sudh confirmed atau boleh yg baru dibooked (blom dibayar) ?

    Thank
    Candra

    Suka

    1. Hi Candra..
      Tiket yang masih status unpaid bisa saja.untuk mrngajukan aplikasi visa, tapi kans memdapatkan visa Schengen akan lebih besar jika tiket sudah issued and paid…

      Suka

      1. aliang berkata:

        Mas Nelwin, sarannya gimana biar aman ? takutnya tiket sdh dibayar, tau2 visa kita ditolak…. bisa nangis bombay …. : )
        Terus misalkan sy sdh beli tiket bulan Juli ini, rencana terbang Desember, kapan kita sudah bisa apply visa ?

        Suka

        1. Hi aliang..
          Idealnya beli tiket yang refundable..kalo dapetnya yang non refundable, usahakan kelengkapan dokumen sesuai syarat.. jika semua syarat terpenuhi jarang ditolak aplikasi visanya..
          Aplikasi visa bisa dimulai 3 bulan sebelum tanggal berangkat..

          Suka

  3. Sutikno Gresik berkata:

    Mas Nelwin, waktu mengunjungi Balkans kan Mas Nelwin harus mengunjungi Yunani dulu (kalo gak salah tangkap).

    Waktu itu Mas Nelwin menggunakan visa Yunani atau pake Visa dari negara lain? Trm Ksih Mas…

    Suka

    1. Iya betul mas..
      Saya visa schengen nya kebetulan masih berlaku dari kedutaan peramcis 3 tahun lalu…istri saya apply visa schengen baru dari kedutaan Norway.. karena kan ke norway juga..

      Suka

  4. Mas Kit berkata:

    Hai, Mas Nelwin. Maret 2018 saya akan melakukan perjalanan ke Munich selama 3 malam, dilanjutkan ke Praha selama 2 malam, kemudian terbang ke Moskow untuk tinggal selama 3 malam. Dengan demikian, saat apply visa Schengen, berarti saya harus apply ke Kedutaan Jerman? Apakah saya harus menunjukkan visa Rusia juga saat apply visa Schengen?

    Suka

    1. Hi Mas Kit..
      Jika melihat paling lama stay di Jerman dan entry point nya juga dari Jerman, apply visa schengen nya ya di kedutaan Jerman.
      Visa Rusia mustinya bisa belakangan setelah memproses visa schengen.

      Suka

  5. Dewi Utami berkata:

    hai mas mau tanya, apa betul visa Schengen (Spain) dikasih expiry datenya cuma sesuai dengan tanggal travelling kita aja?

    Suka

    1. Hi Dewi..
      Tidak tentu juga.. tergantung history travel kita.. kalau sudah pernah.ke schengen sebelumnya bisa diberi masa berlaku visa lebih panjang

      Suka

  6. Hi Mas Nelwin,

    Pernah buat visa Schengen pake undangan dari teman/kerabat? Syarat dari kitanya ngga terlalu sulit ya?
    Akhir bulan Oct ini saya akan apply visa dari teman dari Slovakia. Kemungkinan besar kami akan stay di Slovakia + Ceko aja. Total durasi saya 24 hari. Apa saya harus kasih itinerary juga? Sedangkan kami mobile akan lebih banyak menggunakan mobil pribadi (karena masih reachable). Dan apa saya juga harus memberikan rekening koran & keterangan kerja? Since dia yg akan cover all the expenses during my stay.

    Terima kasih.

    Suka

    1. Hi Rengga,
      Sorry baru respon, entah kenapa comment anda masuk ke spam folder, jadi tidak terlihat..
      Saya tidak pernah buat visa dengan undangan kerabat. pernahnya buat visa dengan surat undangan bisnis. Pengalaman saya waktu bikin visa dengan undangan bisnis di kedutaan Germany, malah sangat ketat. Undangan untuk 3 hari, visanya juga diberikan hanya 3 hari.
      Kalau buat visa Schengen dengan undangan dari kerabat, dari info yang pernah saya baca, kerabat yang mengirim undangan tersebut harus mengurus semacam verifikasi ke imigrasi setempat disana. Jika kerabatnya yang akan menanggung semua biaya, dalam undangan tersebut harus disebutkan dengan jelas bahwa kerabat anda yang menanggung biaya, dan ada kemungkinan akan dimintakan bukti keuangan dari kerabat anda. Itinerary harus tetap dibuat meskipun hanya mengunjungi 1-2 negara.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s