Pisa, Italy – Geneve, Switzerland (Keliling Eropa Naik Mobil – 14)

D12 – 31 Juli, Pisa-Geneva-Ferney Voltaire

Memasuki hari ke 12 petualangan di Eropa. Tak terasa sudah setengah perjalanan lebih kami lalui. Pagi ini setelah checkout dari Hotel Capitol yang mengecewakan, kita langsung menuju Pisa. Jarak sekitar 1 Km dari hotel ke Pisa ditempuh hanya dalam beberapa menit. Sedikit berputar-putar cari parkir, kita akhirnya dapat parkir di samping stadion bola klub Pisa. Murah bener parkir disini, cuma 60 sen sejam.

Lean Into It

Dari parkiran menuju kompleks menara Pisa jaraknya sekitar 300 an meter. Dari parkiran sudah terlihat ujung menara Pisa. Kompleks Pisa berada dalam satu kawasan yang dikelilingi tembok tinggi, semacam kawasan kota tertutup.

10458456_10152604919978953_5513844080464683102_n

Ada beberapa gerbang masuk di sekeliling tembok tersebut. Kami masuk dari gerbang di sisi timur, dekat hotel Ariston. Gerbang ini bukan gerbang utama, karena gerbang utama ada di sisi selatan,  jadi tidak terlalu banyak turis yang masuk dari arah sini. Kami cukup leluasa untuk mengambil foto dengan latar belakang menara Pisa dari sisi timur, saingan tidak terlalu banyak. 😀

10565080_10152604915813953_8490896875093447821_n

Pose-pose standar segera di aplikasikan, gaya menahan, gaya mendorong, gaya senderan, gaya memetik.. Semua wisatawan juga melakukam pose-pose yang sama. Malah saya melihat seorang pemuda bule di foto temannya dengan posisi telentang, kedua tangannya berada di daerah selangkangan, bisa dibayangkan hasil fotonya seperti apa, hehehe..

Menara setinggi 56 meter ini memerlukan waktu hampir 200 tahun untuk mebangunnya, dimulai dari tahun 1170 an dan setelah beberapa kali terhenti, baru selesai di tahun 1370 an, kisahnya, saat pembangunan baru mencapai lantai 2 dari 7 lantai yang direncanakan, sebetulnya menara sudah terlihat miring, karena fondasinya kurang kuat serta tanah di satu sisi lebih lunak. Karenanya, lantai 3 dan seterusnya dindingnya dibuat lebih tinggi di satu sisi untuk mengkompensasi kemiringan.

1907416_10152604917793953_6981174216222654931_n

Di kompleks Pisa ini juga terdapat Pisa Cathedral dan Baptistery of St. John, Kamipun melangkah ke arah Baptistery, sambil saya menceritakan sejarah menara Pisa ke anak saya (informasinya juga baru saya dapat dari browsing di pagi harinya), saat saya bercerita itu tiba-tiba ada bapak-bapak yang menegur.. Dari Indonesia ya pak..? Ketemu juga turis Indonesia disini.. Sempet ngobrol-ngobrol, pak Agus ini ternyata orang Indonesia yang sudah lama tinggal dan bekerja di Milan bersama keluarganya, mereka sedang menemani temannya, pak Oktorijanto yang datang dari Belanda untuk berwisata ke Pisa. Seru juga ketemu keluarga-keluarga Indonesia di pelosok Italia ini, kitapun berfoto bersama mereka. Dari situ baru kita berfoto ke St John Baptistery.

10570496_10152604926258953_5291844379708487253_n

Sekitar jam 2.30 kita meninggalkan Pisa, tujuan berikut Geneva, Swiss. Sebetulnya Geneva juga bukan tujuan utama, karena tujuan utama berikut setelah Pisa adalah Paris. Tapi jarak dari Pisa ke Paris lebih dari 1.000 Km, nggak sanggup deh nyetir non stop sejauh itu, jadi di split 2 etape, Pisa-Geneva dan Geneva-Paris.

Saat mencari bookingan hotel di sekitar Geneva, booking.com merekomendasikan beberapa hotel yang berada sekitar 8 Km dari pusat kota, tapi secara wilayah sebetulnya hotel-hotel tersebut berada di wilayah Ferney-Voltaire, Perancis, bukan di Swiss. Yang menarik, rate hotel-hotel di wilayah ini jauh dibawah rate hotel di wilayah Swiss, meski hotel2 Swiss tersebut jaraknya lebih jauh dari pusat kota Geneva. Saya memilih hotel Odalys AppartHotel & Spa, hotel bintang 4, rate yang saya dapat 77 euro per malam.

Dari Pisa menuju Geneva, harus melewati wilayah Perancis terlebih dahulu, dengan melalui terowongan yang menembus kaki gunung Mont Blanc. Di rute ini dua kali membayar toll. Pertama toll antara Pisa sampai ujung wilayah Italia yang jaraknya sekitar 400 Km, tarif tollnya 49 euro, setelah itu bayar toll untuk melewati Mont Blanc tunnel di perbatasan Italia-Perancis, tarifnya 42 euro untuk jarak sekitar 12 Km, mahal ya..? Tapi daripada muter lewat Turin atau Milan, jaraknya akan bertambah jauh 100 Km lebih.. Selain itu pemandangan Mont Blanc menjelang masuk dan selepas tunnel juga sangat indah, nggak rugi kok..

Sekitar 2 Km dari tunnel ada Stop area, kamipun berhenti disitu untuk mengambil foto dengan latar belakang Mont Blanc, tapi sayang puncak salju abadinya tertutup awan. Tidak jauh dari situ ada pompa bensin Total, karena perlu toilet break kita berhenti di pompa bensin tersebut, mungkin ini pompa bensin dengan pemandangan terindah di Perancis, banyak mobil berhenti disitu sekedar untuk mengambil foto, tapi nggak isi bensin.. Hehehe..

1555283_10152604924548953_6507504587678888645_n

Jet Doh..?

Dari Mont Blanc, kita lanjut ke Geneva. Keluar dari wilayah Perancis, memasuki wilayah Swiss. Masuk kota Geneva sekitar jam 9.30 malam, mobil saya arahkan ke Lac Leman atau Lake Geneva, tujuan utama mau melihat Jet D’eau, Air mancur dengan semburan air tertinggi di Eropa  yang merupakan landmark kota Geneva. Dari mobil terlihat keindahan Lake Geneva dan Jet D’eau berhiaskan lampu-lampu malam. Saya segera cari Parkir, tetapi susah sekali cari parkir di sekitar Lake Geneva ini, semua parkir penuh, beberapa kali nyaris dapat spot kosong, tapi selalu keduluan orang lain. Sekitar 30 menit barulah kita dapat parkir di depan restoran Mike Wong. Kebetulan kita belum makan malam, kita makan disitu dengan menu nasi goreng, tom yam, sapi lada hitam dan ayam kung pao. Yummy..

Setelah makan, kami berjalan menuju Lake Geneva, sekitar 15 menit berjalan kaki, sampailah di tepian Lake Geneva dengan Jet D’Eau di latar belakang. Sayapun mengambil kamera di tas, bersiap untuk foto-foto, saat mengatur pose Vira umtuk foto pertama, tiba-tiba… PET!!…. air mancur nya mati.., Doh!, rupanya persis jam 11 malam air mancur nya di matikan, gagal deh foto dengan latar belakang Jet D’eau, akhirnya kita hanya foto-foto dengan latar belakang Lake Geneva dan suasana kota Geneva di malam hari.

10303986_10152604922913953_2164152556549247014_n

10536938_10152604921723953_621846057831200994_n

Setelah itu kita lanjut ke Ferney-Voltaire, hanya sekitar 15 menit dari lake geneva, masuk kembali ke wilayah Perancis. Selanjutnya kita check in di Odalys AppartHotel. Hotelnya bagus dan kamar nya besar, sekitar 48 meter persegi. Dengan rate 76 euro dan free parking, very good value for money, apalagi jika dibandingkan hotel-hotel bintang 4 di pusat Geneva yang rata-rata diatas 200 euro per malam. Bobo dulu yuuks..

Distance Traveled:  535 Km

Accommodation: Odalys AppartHotel & Spa Ferney-Voltaire, France (4*)

Costs: Hotel 77 euro, Lunch 20 euro, Dinner Mike Wong 50 CHF, Fuel 81 euro, Toll 48 euro, Mont Blanc Tunnel 43.8 euro

Places visited: Pisa leaning tower, Pisa cathedral, Mont Blanc, Lake Geneva, Jet D’eau

Countries visited: Italy, Switzerland, France

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s